Berita Update Setiap Hari

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, 16 May 2014

Asus Zenfone 4 - Harga Oke Kualitas Oke


Asus kembali melakukan gebragan setelah mereka sukses meluncurkan Google Nexus 7, kali ini giliran Asus Zenfone 4 yang mereka rilis untuk kelas low entry di Indonesia. Menggunakan spesifikasi tinggi, untuk kelas Low Entry, menjadikan Asus Zenfone 4 menjadi salah satu produk terbaik yang patut anda miliki.

Menggunakan procesor Intel Atom, menjadi hal membedakan Asus Zenfone 4 dengan smartphone Android lainnya, tak hanya itu ponsel ini juga sudah memiliki Ram berukuran 1 GB yang patut kita ancungi jempol. Dengan harga yang sangat murah hanya 1 Jutaan, handphone ini sudah menggunakan spesifikasi kelas tinggi layaknya handphone berharga 2 Juta keatas.

Asus Zenfone 4 juga sudah ditanamkan Android OS, v4.3 (Jelly Bean) yang bisa di upgrade ke Android Kitkat, menggunakan OS terbaru, tentu harus di imbangi dengan CPU berkualitas. Untuk sektor dapur pacu sudah tersedia CPU Intel Atom Z2520, Dual-core 1.2 GHz. Walaupun masing Dual Core, namun kinerja CPU ini sebanding dengan CPU Quad Core dari Mediatek ataupun Snapdragon yang memiliki kecepatan 1.2 Ghz.


Mempercayai intel sebagai pembuat Chipset Asus Zenfone 4, memang pilihan tepat karena mampu mengurangi biaya produksi, sehingga Harga Asus Zenfone 4 di bandrol tak lebih dari 1.2 Juta Rupiah. Kemudian dari segi grafis, ponsel ini patut di ancungi jempol karena sudah menggunakan GPU PowerVR SGX544MP2  yang sanggup melahap berbagai konten multimedia yang anda miliki, namun ada 1 kelemahan Asus Zenfone 4 yaitu kapasitas baterai yang sangat kecil, hanya 1170 mAh.

Masih ada 1 lagi keunggulan dari Asus Zenfone 4, yaitu pemakian konektivita data super cepat pad ajarangan HSDPA dengan kecepatan 42 mbps, selain itu tersedia pula Bluetooth, Wifi, dan MicroUSB.


  • Dimensi 124.4 x 61.4 x 11.2 mm
  • Berat 115 g
  • Layar 480 x 800 pixels, 4.0 inches (~233 ppi pixel density)
  • Jenis layar TFT capacitive touchscreen, 16M colors
  • Warna Hp Black, White, Red, Blue, Yellow
  • Memory Internal 4 GB
  • Slot microSD, up to 32 GB
  • Ram : 1 GB RAM
  • Internet : HSDPA, 42.2 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps
  • Konektivitas:  Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot, microUSB v2.0
  • OS : Android OS, v4.3 (Jelly Bean)
  • CPU : Intel Atom Z2520, Dual-core 1.2 GHz
  • GPU PowerVR SGX544MP2
  • Sesnor : Accelerometer, proximity
  • Kamera belakang : 5 MP, 2592 x 1944 pixels, Video
  • Kamera depan : 0,3MP (VGA)
  • Baterai : Li-Po 1170 mAh battery

Harga yang dimiliki Asus Zenfone 4 sekitar 1.1 Jutaan. Harga yang sangat murah untuk handphone ber CPU Intel Atom yang memiliki kualitas layaknya sebuah CPU Quad Core 1.2 Ghz dan kapasitas Ram 1 GB.

source : http://hariangadget.com/harga-asus-zenfone-4/
Share:

Wednesday, 14 May 2014

TIDAK BISA ISI VOUCHER SMARTFREN


Malam Agan-agan & Sista-sista...ini pengalaman yang terjadi sama ane hari ini, tidak bisa isi voucher smartfren, setiap kali proses, ada pesan masuk di inbox bahwa gagal isi voucher smartfren dengan keterangan saat ini proses isi ulang gagal di lakukan/diproses.

Pengalaman pertama, ane mendatangi gerai dimana voucher smartfren itu di beli..hasilnya nihil..pihak gerai meng-klaim bahwa ini kesalahan ane karena mencoba masukin voucher beberapa kali, menurutnya jika gagal isi, percobaan isi pulsa voucher itu sebaiknya maksimal hanya 2x percobaan, jika melebihi 2x percobaan maka voucher di lock dan gak bisa di gunakan..

Akhinya ane putuskan untuk beli voucher lagi...hasilnya teng tong..tetep gak bisa itu voucher di gunakan, lagi-lagi dapet notifikasi bahwa saat ini isi ulang voucher tidak dapat diproses..ane coba googling sana-sini...dapet info bahwa ini kemungkinan di sebabkan adanya kesalahan setting network / pengaturan jaringan yang ada di aplikasi modem..udah ane oprak-oprek hasilnya nihil pula gaaann..

Cara terakhir ane tempuh, ane telp CS Service Smartfren di 08811223344...bla..bla...bla..semuanya ane ceritain kronologi dari awal hingga akhir...di mintanya no smartfren modem ane, setelah di cek sama operatornya...teeettt..toooottt..dia bilang bahwa nomer smartfren ane udah gak aktiiifff...( Loo, kok bisa, itu kan nomer aktif yang tiap bulan pasti di isiin pulsa ..ane bingung...tapi apalah daya, apa sih yang gak mungkin terjadi..yaa kan..)

Akhirnya pihak smartfren menawarkan untuk mendaftarkan ulang nomer smartfren ane gan, di mintalah data ini itu, nama, alamat, no ktp dll, seperti awal-awal registrasi...setelah semua berjalan dan di proses oleh operator smartfren, baru dah itu voucher bisa di masukin pulsanya..ternyata kesalahan bukan pada vouchernya, tapi pada sim card smartfrennya yang aneh, bisa-bisanya dia jadi gak aktif statusnya, atau gak terdaftar nomernya...padahal itu nomer tiap bulan pasti punya transaksi..

Kesimpulannya gini gan, jika ini suatu saat terjadi pada agan-agan atau sista-sista, nih ikutin langkah-langkahnya..

1. Cek pengaturan jaringan ( network ) pada aplikasi modem yang kita punya, pilih yang Hybrid.

jika masih gagal juga..maka lanjut ke langkah selanjutnya...

2. Telp CS Smartfren di nomer 08811223344.

Just info gan, mungkin karena beda provider, ane telp pake indosat ke nomer CS Smartfren itu, lumayan gan, sisa pulsa 17.000an, tinggal 1.000an..dengan serangkaian obrolan ini itu selama proses pelaporan/keluhan hingga sampai itu nomer jadi aktif lagi dan voucher sukses di masukin.

Okelah gan, ini ceritaku..apa ceritamu..
Moga manfaat gan...salam blogwalking..

Share:

Tuesday, 13 May 2014

Wajib Zakat Penghasilan 2,5 % - Mari Hitung Penghasilan Kita


Seorang muslim yang mampu dalam ekonomi wajib membayar sebagian harta yang dimiliki kepada orang-orang yang berhak menerimanya baik melalui panitia zakat maupun didistribusikan secara langsung / sendiri. Hukum zakat adalah wajib bila mampu secara finansial dan telah mencapai batas minimal bayar zakat atau yang disebut nisab.

Zakat itu terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang bersifat wajib yang kita sebut zakat dan yang bersifat sunnah yang sering kita sebut infaq atau sedekah. Zakat sebagai pengeluaran yang bersifat wajib, sesungguhnya telah memiliki aturan tersendiri.  Hanya ada hal yang juga perlu di perhatikan tentang kemana dana itu disalurkan. Khusus dalam masalah zakat, Allah SWT telah menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan saluran dana zakat itu. Di dalam Al-Quran Al-Karim Allah SWT menjelaskan bahwa zakat itu disalurkan kepada 8 kategori atau yang sering disebut dengan 8 ashnaf. Lengkapnya ayat itu adalah: 


“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk [1] orang-orang fakir, [2] orang-orang miskin, [3] pengurus-pengurus zakat, [4] para mu'allaf yang dibujuk hatinya, [5] untuk budak, [6]orang-orang yang berhutang, [7] untuk jalan Allah dan untuk [8] mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksan .(QS. At-Taubah : 60).


PERHITUNGAN ZAKAT PENGHASILAN/PROFESI
Menurut Yusuf Qardhawi* perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara:
  1. Secara langsung, zakat dihitung dari 2,5% dari penghasilan kotor seara langsung, baik dibayarkan bulanan atau tahunan. Metode ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 3.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar: 2,5% X 3.000.000=Rp 75.000 per bulan atau Rp 900.000 per tahun.
  2. Setelah dipotong dengan kebutuhan pokok, zakat dihitung 2,5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. Metode ini lebih adil diterapkan oleh mereka yang penghasilannya pas-pasan. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 1.500.000,- dengan pengeluaran untuk kebutuhan pokok Rp 1.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar : 2,5% X (1.500.000-1.000.000)=Rp 12.500 per bulan atau Rp 150.000,- per tahun.
RUMUS PERHITUNGAN ZAKAT PENGHASILAN/PROFESI

Menghitung Nisab** Zakat Profesi = 520 x harga beras pasaran perkg

Misal : Harga beras yang biasa dikonsumsi yaitu sekitar Rp. 8.000,- per kilogram, sehingga nisab zakatnya adalah Rp. 4.160.000,- (520 x Rp.8.000). Jika kita memiliki total penghasilan  5 juta setiap bulan, maka kita wajib bayar zakat profesi sebesar Rp. 5 juta x 2,5% = Rp. 125.000,- di bulan itu. Untuk bulan selanjutnya dihitung kembali sesuai situasi dan kondisi yang ada.


*) Yusuf Qardhawi adalah seorang cendekiawan Muslim yang berasal dari Mesir. Ia dikenal sebagai seorang Mujtahid*** pada era modern ini.

**) Nisab : adalah batas minimal jumlah dan waktu yg harus dibayar zakatnya. 

***) Ijtihad (Arab: Ø§Ø¬ØªÙ‡Ø§Ø¯) adalah sebuah usaha yang sungguh-sungguh, yang sebenarnya bisa dilaksanakan oleh siapa saja yang sudah berusaha mencari ilmu untuk memutuskan suatu perkara yang tidak dibahas dalam Al Quran maupun hadis dengan syarat menggunakan akal sehat dan pertimbangan matang.
Namun pada perkembangan selanjutnya, diputuskan bahwa ijtihad sebaiknya hanya dilakukan para ahli agama Islam.
Tujuan ijtihad adalah untuk memenuhi keperluan umat manusia akan pegangan hidup dalam beribadah kepada Allah di suatu tempat tertentu atau pada suatu waktu tertentu.

Semoga Bermanfaat,
Salam.

Share:

Monday, 5 May 2014

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj


Allah SWT berfirman :

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra: 1)

Seringkali masyarakat menggabungkan Isra Mikraj menjadi satu peristiwa yang sama. Padahal sebenarnya Isra dan Mikraj merupakan dua peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

Riwayat tentang perjalanan malam Nabi dan diangkatnya beliau ke langit untuk bertemu langsung dengan Allah dan menerima perintah kewajiban shalat di lima waktu terdapat dalam Kitab Hadits Shahih milik Imam Muslim :

"...dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku telah didatangi Buraq. Yaitu seekor binatang yang berwarna putih, lebih besar dari keledai tetapi lebih kecil dari bighal. Ia merendahkan tubuhnya sehingga perut buraq tersebut mencapai ujungnya." Beliau bersabda lagi: "Maka aku segera menungganginya sehingga sampai ke Baitul Maqdis." Beliau bersabda lagi: "Kemudian aku mengikatnya pada tiang masjid sebagaimana yang biasa dilakukan oleh para Nabi. Sejurus kemudian aku masuk ke dalam masjid dan mendirikan shalat sebanyak dua rakaat. Setelah selesai aku terus keluar, tiba-tiba aku didatangi oleh Jibril dengan membawa semangkuk arak dan semangkuk susu. Dan aku pun memilih susu. Lalu Jibril berkata, 'Kamu telah memilih fitrah'. Lalu Jibril membawaku naik ke langit. 

Ketika Jibril meminta agar dibukakan pintu, maka ditanyakan, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Ditanyakan lagi, 'Siapa yang bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad.' Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutus? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutus.' Maka dibukalah pintu untuk kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Adam, dia menyambutku serta mendoakanku dengan kebaikan.

Lalu aku dibawa naik ke langit kedua. Jibril lalu minta supaya dibukakan pintu. Lalu ditanyakan lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapa yang bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad.' Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakaria, mereka berdua menyambutku dan mendoakan aku dengan kebaikan. 

Aku dibawa lagi naik langit ketiga. Jibril pun meminta supaya dibukakan pintu. Lalu ditanyakan, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Yusuf Alaihis Salam, ternyata dia telah dikaruniakan dengan kedudukan yang sangat tinggi. Dia terus menyambut aku dan mendoakan aku dengan kebaikan. 

Aku dibawa lagi naik ke langit keempat. Jibril pun meminta supaya dibukakan pintu. Kedengaran suara bertanya lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Idris Alaihis Salam, dia terus menyambutku dan mendoakan aku dengan kebaikan. 

Allah berfirman: '(Dan kami telah menganggkat ke tempat yang tinggi darjatnya) '. 

Aku dibawa lagi naik ke langit kelima. Jibril lalu meminta supaya dibukakan pintu. Kedengaran suara bertanya lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Harun Alaihissalam, dia terus menyambutku dan mendoakan aku dengan kebaikan. 

Aku dibawa lagi naik ke langit keenam. Jibril lalu meminta supaya dibukakan pintu. Kedengaran suara bertanya lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Musa, dia terus menyambutku dan mendoakan aku dengan kebaikan. 

Aku dibawa lagi naik ke langit ketujuh. Jibril meminta supaya dibukakan. Kedengaran suara bertanya lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawabnya, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Ibrahim Alaihissalam, dia sedang berada dalam keadaan menyandar di Baitul Makmur. Keluasannya setiap hari bisa memasukkan tujuh puluh ribu malaikat. Setelah keluar, mereka tidak kembali lagi kepadanya (Baitul Makmur). 

Kemudian aku dibawa ke Sidratul Muntaha. Daun-daunnya besar seperti telinga gajah dan ternyata buahnya sebesar tempayan." Beliau bersabda: "Ketika beliau menaikinya dengan perintah Allah, maka sidrah muntaha berubah. Tidak seorang pun dari makhluk Allah yang mampu menggambarkan keindahannya karena indahnya. Lalu Allah memberikan wahyu kepada beliau dengan mewajibkan shalat lima puluh waktu sehari semalam. 

Lalu aku turun dan bertemu Nabi Musa Alaihissalam, dia bertanya, 'Apakah yang telah difardukan oleh Tuhanmu kepada umatmu? ' Beliau bersabda: "Shalat lima puluh waktu'. Nabi Musa berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan karena umatmu tidak akan mampu melaksanakannya. Aku pernah mencoba Bani Israel dan menguji mereka'. 

Beliau bersabda: "Aku kembali kepada Tuhan seraya berkata, 'Wahai Tuhanku, berilah keringanan kepada umatku'. Lalu Allah subhanahu wata'ala. mengurangkan lima waktu shalat dari beliau'. 

Lalu aku kembali kepada Nabi Musa dan berkata, 'Allah telah mengurangkan lima waktu shalat dariku'. Nabi Musa berkata, 'Umatmu tidak akan mampu melaksanakannya. Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan lagi'. 

Beliau bersabda: "Aku masih saja bolak-balik antara Tuhanku dan Nabi Musa, sehingga Allah berfirman: 'Wahai Muhammad! Sesungguhnya aku fardukan lima waktu sehari semalam. Setiap shalat fardu dilipatgandakan dengan sepuluh kali lipat. Maka itulah lima puluh shalat fardu. Begitu juga barangsiapa yang berniat, untuk melakukan kebaikan tetapi tidak melakukanya, niscaya akan dicatat baginya satu kebaikan. Jika dia melaksanakannya, maka dicatat sepuluh kebaikan baginya. Sebaliknya barangsiapa yang berniat ingin melakukan kejahatan, tetapi tidak melakukannya, niscaya tidak dicatat baginya sesuatu pun. Lalu jika dia mengerjakannya, maka dicatat sebagai satu kejahatan baginya'. 

Aku turun hingga sampai kepada Nabi Musa, lalu aku memberitahu kepadanya. Dia masih saja berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan'. Aku menjawab, 'Aku terlalu banyak berulang-ulang kembali kepada Tuhanku, sehingga menyebabkanku malu kepada-Nya'."— Shahih Muslim, Kitab Iman, Bab Isra' Rasulullah ke langit, hadits nomor 234.

Catatan:

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Ar-Rojihy hafizhahullah berkata dalam Syarh Ath-Thohawiyah, “Barangsiapa yang mengingkari isra, maka dia kafir. Karena dia berarti menganggap Allah berdusta. Barangsiapa yang mengingkari mi’raj, maka tidak langsung dikafirkan sampai disampaikan dalil kepadanya serta dijelaskan padanya kebenaran”.

Sumber : Wikipedia Indonesia & Konsultasi Syariah
Share:

Friday, 2 May 2014

Harap Lebih Hati-Hati..Mesti Waspada Saat Di Tilang Polisi



Topik Permasalahan :

Saya berasumsi semua pembaca disini punya kendaraan (punya pengalaman berkendara di jalan raya), nah jika karena suatu alasan polisi memberhentikan kita di jalan, setelah pemeriksaan akhirnya diputuskan kita melanggar dan ditilang, trus biasanya ditawarkan pilihan mau ditilang dg stnk ditahan atau titip sidang aja/istilahnya seperti itu (dengan membayar sejumlah uang ) lalu diperbolehkan jalan lagi. Biasanya karena gak mau ribet kita bayar aja asal di bolehkan jalan lagi. 

Yang jadi pertanyaan apakah itu termasuk suap ? 
Bagaimana hukumnya menurut islam? 

Sebelum kita membahas lebih jauh, alangkah baiknya jika kita mengetahui lebih dulu tentang tata cara pembayaran denda tilang kendaraan yang berlaku di Indonesia.


Tata Cara Pengurusan Denda Tilang Kendaraan.


Menurut undang-undang tahun 2009 tentang aturan lalu lintas, 2 cara yang bisa kita tempuh untuk menyelesaikan proses tilang ini yang pertama adalah membayar denda langsung ke rekening negara dan yang kedua dengan cara melakukan proses sidang dipengadilan.

Jika kita memilih membayar denda tanpa sidang, kita akan diberi surat tilang berwarna biru akan tetapi jika kita menginginkan sidang maka kita akan diberi surat tilang dengan warna merah. Di bawah ini adalah Jenis- jenis surat tilang berdasarkan warna surat tilang :

* Warna surat tilang merah: Artinya kita tidak terima dengan kesalahan yang dituduhkan dan meminta penyelesaian melalui pengadilan, surat tilang dengan warna merah ini digunakan untuk proses sidang di pengadilan.

* Warna surat tilang biru: Jika kita mengakui kita salah (melakukan pelanggaran) dan ingin menyelesaikannya dengan cara membayar denda ke rekening negara melalui bank. Mintalah surat tilang dengan warna biru ini, kemudian segera ke bank untuk transfer uang ke rekening negara, setelah uang ditransfer bawalah bukti transfer dan surat tilang untuk mengambil sesuatu yang ditahan ditempat kejadian (misalnya SIM, KTP atau STNK).

* Surat tilang warna kuning: digunakan oleh kepolisian sebagai arsip di kepolisian.
* Surat tilang warna putih: digunakan oleh pihak kejaksaan sebagai arsip.
* Surat tilang warna hijau: digunakan pengadilan sebagai arsip di pengadilan.

Pembayaran uang denda pelanggaran lalu lintas sebenarnya bisa dititipkan melalui bank yang ditunjuk oleh Pemerintah. Selain itu, setiap surat tilang seharusnya ditandatangani oleh petugas penindak dan pelanggar. Oleh karena itu, perintah oknum petugas kepolisian agar Anda tidak menandatangani surat tilang serta menitipkan uang denda kepada polisi merupakan bentuk penyimpangan dari ketentuan penitipan uang denda pelanggaran lalu lintas.


Kembali Ke Pokok Permasalahan..
Apakah Mengajak "Damai" saat di tilang termasuk kedalam kategori SUAP..??
Lantas Bagaimana ISLAM memandangnya...?

Memberi sejumlah uang kepada aparat atau istilah di jalanan adalah "DAMAI" termasuk dalam kategori suap menyuap, yang di dalam islam jelas itu dilarang. bahkan ada satu undang undang yang menyatakan bahwa barang siapa memberi suap dan yang menerima suap dikenakan sanksi Pidanan, dan saya anjurkan apabila anda tertangkap aparat polisi karena suatu pelanggaran lalu lintas jangan pernah mengatakan 'Damai Saja Pak' , lebih baik ya sudah tilang saja pak kalau saya salah. Namun perlu kita perhatikan apa yang tertulis di lembar tilang tersebut, karena bagi sebagian kita hal ini masih awam dan mungkin kurang paham...


Larangan SUAP dalam Islam..

Dalam bahasa arab, suap atau sogok dikenal dengan riswah, yang diartikan sebagai “Apa-apa yang diberikan agar ditunaikan kepentingannya atau apa-apa yang diberikan untuk membenarkan yang salah atau menyalahkan yang benar “ (Mu’jamul Wasith) .

Dan dalam syariat islam, perkara suap-menyuap ini ini sangat ditentang dan diancam dengan ancaman yang mengerikan, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam , beliau bersabda :


لعنة الله على الراشي والمرتشي


“Allah melaknat orang yang memberi suap, dan yang menerima suap” (HR. Ahmad dan selainnya dari Abdullah bin Amr’ Rhadiyallahu ‘anhuma , Dishohihkan Al-Albani dalam Shohihul Jami’ 5114 dan dalam kitab-kitab beliau lainnya)”


Maka hadits ini bagi orang-orang beriman akan membuat mereka menjauhi perbuatan ini, dan ditambah lagi para ulama mengatakan bahwa hadits-hadits yang semisal seperti ini, yaitu lafadz “Allah melaknat” menunjukkan bahwa perbuatan tersebut adalah termasuk kategori dosa besar yang tidak akan diampuni kecuali dia bertaubat, adapun ketika dia mati dalam keadaan belum bertaubat maka di bawah kehendak Allah apakah akan mengadzabnya atau tidak.


Saran dan Kesimpulan

1.Jangan gunakan kata "Damai Saja Pak" saat kita di tilang, ini mengarah pada perbuatan atau praktek suap-menyuap..jelas selain memang melanggar hukum negara, Allah SWT pun MELAKNAT perbuatan ini.

2.Jika kita memang salah, ya sudah terima saja dan ikuti prosedur-prosedur yang sesuai dengan hukum negara.

3.Pelajari dan perhatikan Surat Tilang dengan berbagai warna dan artinya.

"Jangan sampai sebab hanya ingin instan dan sepeser Rupiah, kita malah salah, dimata hukum negara, terlebih pada hukum/aturan agama"

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembacanya..
Salam.


Sumber:
http://www.darussalaf.or.id/fiqih/hukum-suap-menyuap-dan-gratifikasi-dalam-syariat-islam/
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100706093243AAaeMqA
http://www.mobilku.org/2013/05/jenis-dan-warna-surat-tilang.html
http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt50e0c615bcc54/prosedur-penitipan-uang-denda-tilang
Share:

BTemplates.com

Total Tayang

Definition List

Unordered List

Support