Berita Update Setiap Hari

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 19 March 2012

Rahasia Dibalik Cobaan


Saudaraku yang budiman...sejatinya kita tidak akan pernah tau rahasia apa dibalik semua cobaan-cobaan yang kita alami didalam hidup ini, kebanyakan dari kita menyebutnya dengan kata 'hikmah'. Seandainya saja rahasia ini bisa diungkap, tentunya tidak akan pernah ada manusia yang merasa bahwa Allah SWT begitu tega pada kita, Allah tidak adil karena sudah memberikan cobaan pada kita yang bertubi-tubi, terlalu sering, dan bahkan cobaan yang kita pikir bahwa kita tidak akan mampu menghadapinnya.

Coba pahami secara dalam maksud kata-kata berikut ini..' Allah SWT tidak akan pernah membiarkan buah itu tumbuh besar dan bergantung pada dahan pohon yang terlalu lemah untuk menahannya'...Sejatinya kita tidak boleh meragukan DIA, karena DIA maha tau, DIA tidak akan pernah memberikan cobaan pada hamba-NYA yang melampaui kemampuan dari si hamba tsb, artinya setiap cobaan yang kita alami adalah sesuai takaran dari kemampuan yang kita miliki. Senantiasa kita dituntut untuk lebih belajar menerima, bersyukur dan ikhlas dengan semua yang kita alami, bersyukur disaat lapang, dan bersabar disaat sempit.

"..Ya Allah, wahai zat yang tau, wahai zat yang maha bijaksana...sesungguhnya Engkau maha tau apa-apa yang terbaik buat kami...karuniakanlah kepada kami ya Rabb, kesabaran dalam menghadapi cobaan...karuniakanlah kepada kami kemampuan untuk senantiasa bersyukur Pada-MU...kami berserah diri padaMU, tunjukilah jalan keluar atas permasalahan-permasalahan hidup yang sedang kami alami, berikanlah pada kami ya Rabb,kekuatan untuk tetap berada dijalan-Mu wahai zat yang maha pemberi petunjuk..aamiin"

Share:

Wednesday, 14 March 2012

Cara Membuat Gambar Melayang Pada Blog

Buat Agan-Agan yang lagi belajar Nge-Blog ( Ane juga sama siii....hee)..terutama yang lagi nyari info atau artikel tentang bagaimana cara membuat gambar melayang ( Float Image...bhs betawinye), tepat sekali...disinilah tempatnya...!!! Sebenarnya ada beberapa script yang bisa  mendukung, tapi ane mau share script yang sederhana penempatannya, kenapa sederhana..?? karena buat kita nih yang para pemula, akan sedikit dimudahkan dalam pembuatannya, kita tidak perlu direpotkan dengan harus membuka script template secara keseluruhan, lalu mencari ( cntrl + f ) kode-kode tertentu, lalu meletakannya diatas / dibawah kode yang kita cari tsb sesuai dengan tutorilanya...

Hmmm...ribet kan... ( buat pemula,,mohon maav buat yang udah ahli maahh...piss )
Okelah...gak banyak cingcong lagi...langsung ja niihh...simak yaa..

Cara Membuat Gambar/Iklan Melayang di Blog
1. Login ke blogger
2. Pilih tata letak kemudian Tambah Gadget
3. Pilih HTML/JavaScript
4. Masukan kode script berikut ini:

<style type="text/css">

#topbar{
position:absolute;
border: 1px solid #666666;
padding: 2px;
background-color: #333333;
width: 300px;
visibility: hidden;
z-index: 100;
}
</style>

<script type="text/javascript">
var persistclose=0 //set to 0 or 1. 1 means once the bar is manually closed, it will remain closed for browser session
var startX = 5 //set x offset of bar in pixels
var startY = 5 //set y offset of bar in pixels
var verticalpos="fromtop" //enter "fromtop" or "frombottom"

function iecompattest(){
return (document.compatMode && document.compatMode!="BackCompat")? document.documentElement : document.body
}

function get_cookie(Name) {
var search = Name + "="
var returnvalue = "";
if (document.cookie.length > 0) {
offset = document.cookie.indexOf(search)
if (offset != -1) {
offset += search.length
end = document.cookie.indexOf(";", offset);
if (end == -1) end = document.cookie.length;
returnvalue=unescape(document.cookie.substring(offset, end))
}
}
return returnvalue;
}

function closebar(){
if (persistclose)
document.cookie="remainclosed=1"
document.getElementById("topbar").style.visibility="hidden"
}

function staticbar(){
barheight=document.getElementById("topbar").offsetHeight
var ns = (navigator.appName.indexOf("Netscape") != -1) || window.opera;
var d = document;
function ml(id){
var el=d.getElementById(id);
if (!persistclose || persistclose && get_cookie("remainclosed")=="")
el.style.visibility="visible"
if(d.layers)el.style=el;
el.sP=function(x,y){this.style.left=x+"px";this.style.top=y+"px";};
el.x = startX;
if (verticalpos=="fromtop")
el.y = startY;
else{
el.y = ns ? pageYOffset + innerHeight : iecompattest().scrollTop + iecompattest().clientHeight;
el.y -= startY;
}
return el;
}
window.stayTopLeft=function(){
if (verticalpos=="fromtop"){
var pY = ns ? pageYOffset : iecompattest().scrollTop;
ftlObj.y += (pY + startY - ftlObj.y)/8;
}
else{
var pY = ns ? pageYOffset + innerHeight - barheight: iecompattest().scrollTop + iecompattest().clientHeight - barheight;
ftlObj.y += (pY - startY - ftlObj.y)/8;
}
ftlObj.sP(ftlObj.x, ftlObj.y);
setTimeout("stayTopLeft()", 10);
}
ftlObj = ml("topbar");
stayTopLeft();
}

if (window.addEventListener)
window.addEventListener("load", staticbar, false)
else if (window.attachEvent)
window.attachEvent("onload", staticbar)
else if (document.getElementById)
window.onload=staticbar
</script>

<div id="topbar">
<a href="" onclick="closebar(); return false"><span style="float:right">[X]</span></a>

ISI DENGAN SCRIPT ANDA DISINI
contoh : "  <a href='http://adikurniadi1985.blogspot.com/'>
<img border='0' src='http://i23.photobucket.com/albums/b382/soakzzz/gogreenlogo2.gif'/></a> "
note : tanpa tanda petik ( untuk contoh script )

</div>

Perlu diperhatikan, untuk menyesuaikan tampilan (template), ada script-script yang bisa kita ubah  :

border: 1px solid #666666;
padding: 2px;
background-color: #333333;
width: 300px;
var startX = 5 //set x offset of bar in pixels (rubah angka )
var startY = 5 //set y offset of bar in pixels ( rubah angka )

5. Simpan jika sudah selesai, dan lihat hasilnya..apakah berhasil ??

Jika bermanfaat, tinggalkan komentar anda..
Selamat mencoba.
Share:

Thursday, 8 March 2012

Cara Mudah dan Sederhana Mengecilkan Ukuran File Gambar


Masih menggunakan cara lama...mengecilkan ukuran file gambar yang akan kita email dengan cara manual...dengan bantuan aplikasi Paint, Photoscape dan sejenisnya..???

Tinggalkanlah cara lama tersebut, karena saya ingin berbagi ilmu tentang bagaimana cara mengecilkan ukuran file gambar yang tadinya besar ( Mega) menjadi kecil ( 100 / 200 kb ) dengan sangat mudah dan sederhana, sehingga memudahkan kita untuk mengirim file tsb melalui media email...

Penasaran...berikut adalah tutorilnya :

1. Pilih Image yang akan kita kirim melalui media email.
2. Kemudian klik kanan pada file tsb.
3. Pilih Sent-to daa Mail Receipient
4. Setelah itu akan muncul Pop-up yang menginformasikan bahwa file tsb akan diperkecil ukurannya..pilih saja Ok.
5. Halaman Send mail akan terbuka secara otomatis..dan prosedur email siap untuk dilanjutkan.

Mudah bukan..???
Semoga bermanfaat yaa..
Salam.
Share:

Saturday, 3 March 2012

Ibu..Mengapa Engkau Menangis..??



Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya.
"Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita,Nak". 
"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. 
"Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.
"Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?
"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.



Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?

"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,
"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. 

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan,dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab,bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya,Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus.Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".

Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup.
(van.9f.com)
Share:

Thursday, 23 February 2012

Ketika Rasulullah SAW Memberikan Syafaat Kepada Ummatnya di Hari Kiamat



    Siapa yang diantara kita semua yang tidak menginginkan mendapatka safa'at di hari akhir dari Baginda Rasulullah Muhammad SAW, tentu tidak ada...semuanya pasti menginginkan itu.. Dalam suatu kisah diriwayatkan bahwa semua Umat Nabi Muhammad SAW telah dijaminkan oleh Allah SWT akan masuk syurga...hanya saja caranya yang berbeda-beda..ada yang menuju syurga sambil merangkak...ada yang sambil berjlan..dan ada juga yang seperti kilatgerakannya...disebutkan juga bahwa ada yang masuk dulu ke dalam Nerakanya Allah SWT ( Semoga kita terhindar dari hal yang demikian ),
setelah hisabnya selesai barulah dimasukan kedalam Syurga..

Semoga kita semua mendapatkan safaat dari Baginda Nabi di hari akhir nanti...dan semoga kita senantiasa mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian-kejadian yang kita alami, bersyukur dan bersabar adalah jauh lebih baik daripada mengeluh dan menyesali dari keadaan-keadaan hidup yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan..

" Cobaan dalam hidup ini hanyalah buah...yakinlah bahwa Allah SWT tidak akan pernah membiarkan buah itu tumbuh membesar pada ranting-ranting yang terlalu lemah untuk menahannya.."
_______________________________________________________________________________

   Ini adalah sekelumit “kisah masa depan”, ketika seluruh manusia berkumpul di hari kiamat. Kisah ini disampaikan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya. Dalam kisah itu diceritakan bahwa Allah mengumpulkan seluruh manusia dari yang pertama hingga yang terakhir dalam satu daratan. Pada hari itu matahari mendekat kepada mereka, dan manusia ditimpa kesusahan dan penderitaan yang mereka tidak kuasa menahannya.

Lalu di antara mereka ada yang berkata, “Tidakkah kalian lihat apa yang telah menimpa kita, tidakkah kalian mencari orang yang bisa memberikan syafa’at kepada Rabb kalian?”

Yang lainnya lalu menimpali, “Bapak kalian adalah Adam AS.”

Akhirnya mereka mendatangi Adam lalu berkata, “Wahai Adam, Anda bapak manusia, Allah menciptakanmu dengan tangan-Nya, dan meniupkan ruh kepadamu, dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadamu, dan menempatkanmu di surga. Tidakkah engkau syafa’ti kami kepada Rabb-mu? Apakah tidak kau saksikan apa yang menimpa kami?”

Maka Adam berkata, “Sesungguhnya Rabbku pada hari ini sedang marah yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya, dan sesungguhnya Dia telah melarangku untuk mendekati pohon (khuldi) tapi aku langgar. Nafsi nafsi (aku mengurusi diriku sendiri), pergilah kalian kepada selainku, pergilah kepada Nuh AS.”

Lalu mereka segera pergi menemui Nuh AS dan berkata, “Wahai Nuh, engkau adalah Rasul pertama yang diutus ke bumi, dan Allah telah memberikan nama kepadamu seorang hamba yang bersyukur (abdan syakuro), tidakkah engkau saksikan apa yang menimpa kami, tidakkah engkau lihat apa yang terjadi pada kami? Tidakkah engkau beri kami syafa’at menghadap Rabb-mu?”

Maka Nuh berkata, “Sesungguhnya Rabbku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Sesungguhnya aku punya doa, yang telah aku gunakan untuk mendoakan (celaka) atas kaumku. Nafsi nafsi, pergilah kepada selainku, pergilah kepada Ibrahim AS!”

Lalu mereka segera menemui Ibrahim dan berkata, “Wahai Ibrahim, engkau adalah Nabi dan kekasih Allah dari penduduk bumi, syafa’atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang menimpa kami?”

Maka Ibrahim berkata, “Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya, dan sesungguhnya aku telah berbohong tiga kali. Nafsi nafsi, pergilah kalian kepada selainku, pergilah kalian kepada Musa AS!”

Lalu mereka segera pergi ke Musa, dan berkata, “Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah. Allah telah memberikan kelebihan kepadamu dengan risalah dan kalam-Nya atas sekalian manusia. Syafa’atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?”

Lalu Musa berkata, “Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan pernah marah seperti ini sesudahnya. Dan sesungguhnya aku telah membunuh seseorang yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya. Nafsi nafsi, pergilah kalian kepada selainku, pergilah kalian kepada Isa AS!”

Lalu mereka pergi menemui Isa, dan berkata, “Wahai Isa, engkau adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang dilontarkan kepada Maryam, serta ruh dari-Nya. Dan engkau telah berbicara kepada manusia semasa dalam gendongan. Berilah syafa’at kepada kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?”

Maka Isa berkata, “Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Nafsi nafsi, pergilah kepada selainku, pergilah kepada Muhammad SAW!”

Akhirnya mereka mendatangi Muhammad SAW, dan berkata, “Wahai Muhammad, engkau adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Allah telah mengampuni dosamu yang lalu maupun yang akan datang. Syafa’atilah kami kepada Rabb-mu, tidakkah kau lihat apa yang kami alami?”

Lalu Nabi Muhammad SAW pergi menuju bawah ‘Arsy. Di sana beliau bersujud kepada Rabb, kemudian Allah membukakan kepadanya dari puji-pujian-Nya, dan indahnya pujian atas-Nya, sesuatu yang tidak pernah dibukakan kepada seorangpun sebelum Nabi Muhammad. Kemudian Allah SWT berkata kepada Muhammad, “Wahai Muhammad, angkat kepalamu, mintalah, niscaya kau diberi, dan berilah syafa’at niscaya akan dikabulkan!”

Maka Muhammad SAW mengangkat kepalanya dan berkata, “Ummatku wahai Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku!”

Lalu disampaikan dari Allah kepadanya, “Wahai Muhammad, masukkan ke surga di antara umatmu yang tanpa hisab dari pintu sebelah kanan dari sekian pintu surga, dan mereka adalah ikut memiliki hak bersama dengan manusia yang lain pada selain pintu tersebut dari pintu-pintu surga.”

***
Di dalam kisah ini, Rasulullah SAW juga menceritakan bahwa lebar jarak antara kedua sisi pintu surga itu, bagaikan jarak Makkah dan Hajar, atau seperti jarah Makkah dan Bushro. Hajar adalah nama kota besar pusat pemerintahan Bahrain. Sedangkan Bushro adalah kota di Syam. Bisa kita bayangkan, betapa tebalnya pintu-pintu surga itu..

Itulah sekelumit kisah nyata di masa depan ketika hari kiamat. Pada hari itu, Rasulullah SAW memberi syafa’at kepada ummatnya. Pada hari itu Rasulullah SAW menjadi sayyid (tuan)nya manusia. Shalawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW.

***

Maraji’ : Hadits Riwayat Bukhari – Muslim

Sumber : http://ervakurniawan.wordpress.com/category/kumpulan-cerita-islami/
Share:

BTemplates.com

Total Tayang

Definition List

Unordered List

Support